| No comment yet

Bi-bli-ografi Gus Dur

Gus Dur adalah salah satu Presiden Indonesia yang cukup banyak dan beragam buku dituliskan tentang pribadi, kehidupan, serta kontroversi seputar gagasan dan langkah politiknya. Ada yang memuji, membantah, menggugat, melawan, bahkan menjadikannya seolah-olah bahan lelucon. Dari segi proses penulisan, beberapa buku bisa dimasukkan dalam kategori fast book, ada juga yang merupakan hasil penelitian doktoral. Buku cerita bergambar yang mengisahkan kehidupan Gus Dur kecil untuk segmen pembaca anak-anak juga ada. Biografi Gus Dur yang ditulis dalam aksara Cina pun ada.

Ke depan, bisa jadi buku tentang Gus Dur akan menjadi tren pasar buku, baik lewat cara cuci gudang, cetak ulang, maupun buku baru. Untuk itu, tidak ada salahnya bila menyimak bibliografi Gus Dur.
| No comment yet

Gus Dur dalam “Tinta Hitam”

SBY harusnya rajin membaca buku-buku berisi kritik bahkan kecaman kepada presiden-presiden sebelum dia. Sehingga SBY tak perlu mengulang-ulang tuduhan fitnah terhadap dirinya. Gurita Cikeas karya George JA yang baru muncul kemudian langsung dituding sebagai buku sampah, tak bermutu, atau kacangan, hanyalah satu cantuman dalam daftar pustaka mengenai kritik terhadap kepala negara.

Pada akhirnya, publiklah yang menilai kualitas pemimpin, sebagaimana Gus Dur yang dinobatkan sebagai Guru Bangsa oleh media. Kendati semasa hidupnya cukup banyak buku berisi kecaman dan penilaian atas pemikirannya yang dianggap berbahaya bahkan menyesatkan. Namun Gus Dur yang terkenal sebagai pelahap buku itu tetap tertawa dan jalan terus dengan gagasannya, bukannya mengeluh dan memerankan lakon melodrama.
| 1 comment

HOROR SEPTEMBER

Sebagaimana Agustus, September juga amat lekat dalam memori kolektif bangsa ini.

Bila Agustus adalah masa gegap-gempita, maka September adalah horor dan darah. Horor yang terus menerus ditayangkan tiap tahun hingga anak bangsa tak lagi tahu mana yang fiksi, mana yang fakta. Hanya ketakutan secara naluriah terhadap simbol arit bersilang palu, tiga huruf P-K-I yang efek kengeriannya mirip mitos angka 666,
serta keangkeran "Lubang Buaya".

Kengerian itu terus menerus direproduksi oleh mereka yang mengklaim paling tahu soal sejarah. Tiap September mereka memasang spanduk-spanduk berisi peringatan perihal hantu komunisme dalam pikiran mereka. Di tangan mereka, sejarah seolah sobekan halaman kitab suci untuk menghalau hantu komunisme. Sobekan dari kitab sejarah resmi yang ditulis dalam orde monolitik. Ketika gagasan dan buku yang berbeda pandangan dengan penguasa berarti beracun sehingga harus dilarang. Bila perlu: tangkap, penjarakan, atau buang penulisnya, agar bungkam.

Barangkali mereka lupa, bahwa komunisme juga adalah buah pikiran manusia yang menafsir perubahan sejarah dan pola kehidupan masyarakat, buah pikiran yang terus berubah seiring perubahan zaman; bahwa dari gerakan politik ideologi inilah para aktivis pergerakan kemerdekaan bangsa ini memperoleh inspirasi militansi perlawanan terhadap kerakusan kolonialisme; bahwa dari buku-buku yang ditulis oleh seorang komunis jugalah para pendiri bangsa ini memperoleh tuntunan menuju Republik Indonesia yang merdeka. Atau jangan-jangan mereka tidak pernah membacanya.

| 2 comments

Bakar Buku

meski menjadi abu,

kata-kata akan terus hidup dan kembali tercipta

hinggap, membiak di kepala mereka yang lebih mencintai manusia dan alam merdeka


| No comment yet

Aku Buku

Aku menemukan diriku pada kata-kata di lelembaran berjilid

Aku adalah kata-kata yang kupahami

Aku menemukan diriku adalah rangkaian aksara yang kubaca

Aku membaca aku